Berita MotoGP Terbaru : Lakukan Tes Resmi di Brno, Pedrosa Masih Mengeluh...

Berita MotoGP Terbaru : Lakukan Tes Resmi di Brno, Pedrosa Masih Mengeluh Soal Michellin

0
Berita MotoGP Terbaru : Pedrosa masih mengeluh soal ban Michellin

Orbitindo.com – Berita MotoGP Terbaru : Lakukan Tes Resmi di Brno, Pedrosa Masih Mengeluh Soal Michellin. Pembalap Honda, Dani Pedrosa belum bisa tampil apik sepanjang MotoGP 2016 ini digelar. Pembalap asal Spanyol ini belum bisa beradaptasi dengan baik atas penggunaan ban Michellin untuk pentas balap MotoGP 2016.

Pedrosa yang ikut dalam sesi latihan resmi di sirkuit Brno, awal pekan ini masih mengeluh tentang ban depan Michellin. Meski melakukan perombakan mesin dan menjajal sasis baru, namun Pedrosa belum bisa beradaptasi baik dengan Michellin. Dalam pengujian tersebut, Pedrosa menempati posisi ketujuh dengan catatan waktu 1 menit 56.857 detik setelah melahap 29 lap.

“Kami agak terlambat ke luar lintasan di mana kondisi trek tidak cukup bagus sehingga kami tidak mengerti apakah sudah menyelesaikan pekerjaan dengan baik atau belum. Akhirnya, kami memulainya dan langsung fokus membenahi hal yang ingin ditingkatkan untuk balapan selanjutnya. Secara umum, kami berkumpul dan coba menemukan ide bagaimana bisa nyaman di atas motor,” kata Pedrosa.

“Kami juga mencoba swing-arm baru dan sedang kami analisis hal apa saja yang mesti ditingkatkan. Kami tidak mencoba ban depan Michelin yang baru, yang memang merupakan prioritas kami. Kami akan coba mereka di pengujian selanjutnya,” imbuhnya.

Akibat kurang bisa beradaptasi dengan ban depan Michellin yang dianggapnya terlalu keras, Pedrosa harus tampil buruk di beberapa seri terakhir motoGP. Dari empat seri terakhir, tandem Marquez ini hanya mampu mendapat hasil terbaik di GP Jerman dengan meraih posisi ke 6. Bahkan terakhir di Grand Prix Ceko, pembalap 30 tahun finis di peringkat ke-12.

“Sebenarnya, saya tidak mendapatkan perasaan terbaik dalam kondisi trek basah, yang biasanya bisa sangat cepat. Sejak perubahan yang mereka lakukan pada ban depan basah, setelah di Belanda saya langsung kesulitan untuk bisa lebih cepat. Masalah utama saya juga adalah ban yang terkunci ketika mengerem. Itu artinya saya tidak bisa mengerem bagian depan untuk menghentikan motor,” tambah Pedrosa.

“Saya memaksakan motor berhenti dengan menurunkan kecepatan, tapi itu terlalu lambat dan saya tidak punya kesempatan. Kami tidak akan berhenti mengerjakannya. Mudah-mudahan kami bisa punya solusi untuk kedua macam kondisi balapan,” tutupnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY