Berita MotoGP Terbaru : Inilah Hasil Analisa Penyebab Motor Rossi Ngebul di Mugello

Orbitindo.com – MotoGP Mugello, Italia memang sudah selesai digelar akhir pekan lalu. Namun hingga saat ini, tim Yamaha masih memiliki tanda tanya besar mengenai penyebab rusaknya Yamaha M1 tunggangan Rossi di seri ke enam MotoGP 2016 tersebut. Tiga hari setelah GP Italia tersebut, baru diketahui penyebab dari rusaknya motornya The Doctor di Mugello tersebut.

Dilansir dari Motorsport, salah seorang sumber Yamaha mengatakan bahwa keluarnya asap pada motor Rossi tersebut karena putaran mesinnya terlalu tinggi. Penyebab kejadian, ban belakang Yamaha M1 tunggangan Rossi kehilangan traksi. Saat itu juga, ban berputar sekitar 380 kpj di udara. Hasilnya rotasi mesin per menit (rpm) meninggi. Hal ini dikombinasikan dengan  sistem elektronik (ECU) tahun ini, yang tidak lebih canggih dan presisi, kemungkinan memengaruhi matinya pengapian.

Seperti kita ketahui bersama, pada MotoGP Mugello yang digelar Minggu (22/5) kemarin Rossi harus mengalami gagal finish karena mengalami kerusakan mesin pada yamaha M1 miliknya. Bukan hanya The Doctor saja yang mengalami hal tersebut, Jorge Lorenzo yang juga merupakan pembalap Yamaha, juga mengalami mesin ngebul. Namun bedanya, Rossi mengalami saat balapan, sementara Lorenzo mengalaminya saat sesi pemanasan.

Sebagai informasi, Rossi mencapai kecepatan maksimum 343,2 kpj pada lap ketujuh, sedangkan Lorenzo 340,9 kpj pada lap ke-22. Padahal, mesin motor di MotoGP tidak mudah rusak. Terlebih di kubu tim Yamaha dimana kerusakan terakhir terjadi pada tahun 2012.

Mesin motor Rossi yang rusak di Mugello kemarin merupakan mesin ketiga dari tujuh mesin yang diperbolehkan sesuai peraturan MotoGP. Meski mesin yang rusak tersebut sudah dibawa ke Jepang untuk diteliti, namun hingga kini belum ada penryataan resmi dari Yamaha mengenai penyebab kerusakan motor Rossi tersebut. 

Ariska

Pelajar Jurusan Komputer yang suka dunia blogging

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *