Berita MotoGP Terbaru : Iannone Dilarang Balapan, Ternyata Ducati Uji Aerodinamika Baru Untuk Motor Lorenzo Musim Depan

Orbitindo.com – Berita MotoGP Terbaru : Iannone Dilarang Balapan, Ternyata Ducati Uji Aerodinamika Baru Untuk Motor Lorenzo Musim Depan. MotoGP seri ke 13 yang digelar di Misano, San Marino akhir pekan lalu membuat pembalap Ducati, Andrea Iannone cukup berang. Pasalnya, pembalap Italia ini dilarang ikut balapan meski dokter sudah menyatakan kondisinya baik setelah mengalami crash saat mengikuti sesi FP2 yang mengakibatkan tulang belakangnya retak. 

Ducati akhirnya memutuskan Michele Pirro yang merupakan pembalap penguji turun dalam sisa sesi hingga pada balapan. Ternyata alasan Ducati tidak mengijinkan Iannone turun di GP San Marino tersebut, karena tim asal Italia ini sedang melakukan pengujian aerodinamika baru setelah FIM melarang penggunaan winglet untuk musim depan.

aerodinamika-ducati-gp-san-marino

Dilansir dari GPOne, beberapa foto memperlihatkan ada sesuatu yang baru dari bagian belakang motor Pirro. Ya, Ducati datang ke Misano dengan sebuah roda belakang yang aneh, karena bagian jari-jarinya hampir tertutup, tidak menampilkan bentuk velg racing sebagaimana biasanya. Mungkin terlihat seperti roda lenticular  yang digunakan dalam cabang balap sepeda.

Dalam peraturan MotoGP mengenai fairing dan Aerodinamika, ada beberapa poin yang digarisbawahi dalam poin 2.4.4.7 yakni :

  • Ketika motor dilihat dari sisi, harus dimungkinkan untuk melihat:
  1. Setidaknya setengah dari roda belakang.
  2. Keseluruhan roda depan, dengan pengecualian bagian-bagian yang tercakup dalam spatbor, garpu, rem dan saluran udara dilepas.
  3. Pembalap, duduk dalam posisi normal dengan pengecualian lengan bawahnya.
    Catatan: Bahan transparan tidak dapat digunakan sebagai cara untuk menghindari aturan ini. Roda atau penutup rem tidak dianggap sebagai bagian dari fairing yang menghalangi pandangan roda.

“Seperti yang Anda lihat, Roda yang kami bawa ke Misano adalah legal. Sekarang kita akan melihat, mengingat bahwa kita sedang melakukan eksperimen dan mungkin menjelajahi area di mana yang (tim) lain tidak melihat hal itu, mereka juga akan bergerak untuk melarang ini,” kata juru bicara Ducati Corse.

Penggunaan sistem aerodinamika ini memang cukup berhasil. Pada babak kualifikasi, Pirro meraih posisi start nomor lima, hanya tertinggal 0,599 detik dari Jorge Lorenzo sang pole sitter. Pirro bahkan cuma berselisih 0,024 detik dari Marc Marquez di urutan keempat. Tapi yang lebih penting, Pirro unggul 0,210 detik dari rekan satu timnya, Andrea Dovizioso di peringkat keenam. Pada sesi pemanasan, Pirro kembali mengungguli Dovi. Meski saat lomba, Dovi finis tepat di depan Pirro, dengan selisih sekitar 2,3 detik.

Pengujian sistem aerodinamika ini tentu saja dipersiapkan oleh Ducati untuk calon pembalapnya musim depan, Jorge Lorenzo yang memastikan akan membela tim asal Italia tersebut dan menggantikan Andrea Iannone.

Ahsan Zikri

Meski sekarang aku masih merangkak dan kalian sudah berlari, namun aku yakin suatu saat aku akan bisa berlari seperti kalian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *