Berita MotoGP Terbaru : Cara Rossi Hentikan “Kutukan Aragon”

Orbitindo.com – Berita MotoGP Terbaru : Cara Rossi Hentikan “Kutukan Aragon”. Pentas MotoGP akan segera memasuki seri ke 14 yang akan digelar di sirkuit Aragon, Spanyol akhir pekan ini. Valentino Rossi nampaknya belum juga bisa menaklukkan sirkuit di negeri Matador ini jika melihat hasil latihan bebas hari pertama kemarin.

Valentino Rossi memang memiliki rapor merah di Aragon sejak pertama kali menjadi tuan rumah pada 2010 silam. Pembalap Yamaha ini belum sekalipun meraih kemenangan di sirkuit sepanjang 5.078 km tersebut. 

Pada 2010, Rossi cuma mampu finish di peringkat enam di bawah. Setahun berselang, rapornya lebih jeblok yang menyelesaikan balapan di tempat ke-10. Di tahun ketiganya, Rossi juga belum bisa maksimal setelah finish di posisi delapan. Baru pada musim 2013, ia bisa naik podium, itu pun di tempat ketiga. Pada 2014, Rossi gagal menyelesaikan balapan akibat terjatuh, dan tahun lalu lagi-lagi cuma bisa naik podium ketiga.

Musim ini tentu saja menjadi kesempatan bagi The Doctor untuk bisa menghentikan “kutukan” tersebut. The Doctor harus bekerja keras untuk menghentikan catatan buruknya tersebut dan berusaha menaklukkan Aragon akhir pekan ini.

“Biasanya, anda akan punya beberapa tikungan yang sangat sulit, ketika anda harus berakselerasi di kecepatan rendah, terutama setelah chicane kedua. Anda memulainya dengan kecepatan yang sangat rendah dan itu tikungan yang sangat sulit dan kemudian ada trek lurus. Biasanya dalam jenis situasi seperti itu, kami kesulitan tapi di tempat lain motor cukup baik karena kami bisa mengubah dengan panjang memasuki tikungan dengan cepat, di mana motor kami bisa melakukannya dengan baik,” ujarnya.

“Anda akan punya banyak titik pengereman di tepi sirkuit, dan biasanya beberapa tahun lalu kami selalu kesulitan di daerah itu. Tapi seperti yang kami katakan, Anda tidak akan pernah tahu hasilnya nanti. Tahun ini kondisinya berbeda karana faktor ban, tapi kami harus melihatnya,” tambahnya.

Satu-satunya harapan Rossi adalah Michelin yang bisa bersahabat dengannya di Aragon. Ia merujuk pada produsen ban asal Prancis yang telah menyebabkan munculnya delapan pemenang berbeda dalam 13 seri terakhir.

“Ini adalah sesuatu yang tak seorang pun harapkan, karena di tahun-tahun sebelumnya nama pemenang selalu sama di semua kondisi. Dalam delapan balapan terakhir, kami punya delapan nama berbeda, sehingga sangat menarik untuk persaingan kejuaraan dan itu artinya tahun ini jelas lebih sulit. Keseimbangan antara pembalap dan motor cukup berbeda,” sambungnya.

“Jika kondisi berubah, anda punya nama berbeda yang juga sangat kuat, sehingga untuk alasan ini anda perlu mencoba sesuatu agar bisa tetap ada dan berusaha naik ke podium,” tutupnya.

Ahsan Zikri

Meski sekarang aku masih merangkak dan kalian sudah berlari, namun aku yakin suatu saat aku akan bisa berlari seperti kalian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *